DeepFreeze? Saya selalu menyarankan memakai DeepFreeze kepada client yang komputernya dipakai publik (misalnya komputer rental) atau komputer yang pemiliknya selalu “khawatir” dengan kesehatan system Windows.
Biar bisa tidur nyenyak, biar bisa langsung memakai tanpa masalah.
Kalau memakai “DeepFreeze biasanya system ( Drive C:\ ) dibekukan, biar tidak terinfeksi virus dan lebih stabil (tanpa pengaturan-ulang) setiap kali mau memakai. Tetapi masalahnya, tidak semua pengaturan itu bersifat abadi. Apalagi, pada DeepFreeze v6.0 password-nya tidak bisa ditembus dengan “software” bahkan sudah memakai teknik “clone flag”.
Bukan itu fokus tutorial kali ini, karena bisa memancing inspirasi pembobolan password DeepFreeze kalau diulas. Saya hendak membahas, bagaimana cara mengubah drive C:\ pada system yang sudah di-frozen.
Misalnya, kasusnya begini:
“Saya memasang DeepFreeze di komputer, Drive C:\ sudah di-frozen. Pengaturan di Microsoft Word kadang-kadang masih ada yang perlu diganti, misalnya: satuan ukuran akan saya ganti dari inci menjadi centimeter. Atau, saya harus menghapus file temporary tetapi drive C:\ sudah terlanjur di-frozen. Kalau harus restart komputer hanya untuk satu pengaturan kecil, terlalu merepotkan.”
Jadi pertanyaannya adalah: bagaimana agar perubahan itu dapat saya lakukan tanpa restart sementara Drive C:\ dalam keadaan frozen (beku)?
Sebenarnya, jawabannya sederhana. Mari menjawab Yes-No Questions berikut:
1. Apakah Windows bisa menjalankan aplikasi di start-up?
2. Apakah Windows bisa menjalankan aplikasi pada waktu shutdown?
Start > Run > ketik: “gpedit.msc” > OK
Pilih: Local Computer Policy > Computer Configuration > Windows Settings > Script
Periksa apakah ada script yang ditanaman di sana.
Lokasi script start-up (saat loading Windows) dan shutdown (saat Windows mau dimatikan)
C:\WINDOWS\System32\GroupPolicy\Machine\Scripts\Startup
C:\WINDOWS\System32\GroupPolicy\Machine\Scripts\Shutdown
Apakah memasang script di sini dilarang? Kalau scriptnya bermanfaat, pasang saja.
Misalnya script itu bernama “inject.bat” kita taruh di D:\ lalu dipasang sebagai script start-up.
Isinya terserah, yang penting kalau ada customization kita masukkan perintahnya di “inject.bat” tadi. Beres kan? Misalnya mau ngatur perubahan di Word, berarti kita bikin template, lalu kopikan ke system. Tinggal taruh satu baris kode di “inject.bat” tadi. Atau mau ngatur system lewat registry, ya tinggal tambah “regedit /s bla bla bla”.
Ada lebih dari 100 lokasi start-up di win xp yang bisa diinjeksi dengan kode. Begitu menyenangkan.

Advertisements