Problem
Pernahkah setelah menginstall-ulang Windows, ada beberapa folder yang “Access denied!”? Atau meng-copy file dari hardisk teman, tetapi tiba-tiba tidak bisa dibuka di komputer lain? Inilah sebabnya. Inilah solusinya. Anda menggunakan account dengan %username% “yourself” dan menggunakan password “mypassword”. Folder “\My Documents” Anda encrypt”, sehingga file di dalamnya menjadi “private” dan tidak dapat diakses orang lain. Kalau ada orang lain yang membuka \subfolder di dalamnya — meskipun dengan account yang setara dengan administrator —
tetap saja tidak bisa mengaksesnya. Dia hanya akan menerima pesan “Access Denied”.
Kalau mouse diletakkan di atasnya (hover), akan ada pesan bahwa folder itu Empty dan hanya berkapasitas “0 byte”. Kalau ada salah satu file yang berhasil di-copy ke flashdisk dan hendak dibuka dengan komputer lain, hasilnya adalah “tidak terbaca”. Suatu ketika system Windows XP Anda crash dan harus diinstall-ulang. Ada harapan bahwa dengan system yang baru maka file atau folder yang terenkripsi tadi dapat dibuka kembali. Ternyata hasilnya tetap saja tidak bisa dibuka.

Technical Question
*Bagaimana cara membuka folder yang dienkripsi pada Windows XP SP 2?*

Workaround
Windows XP SP 2 dengan format partisi NTFS

Solution

Jalankan langkah berikut:

01. Pastikan Anda sedang menggunakan account yang memiliki hak administrator.
Windows menamakan account seperti itu: Administrators (dengan tambahan “s” di belakang), yaitu semua %username% yang memiliki hak seorang administrator yang bisa add/remove program, delete file, membuka folder, dll.
Misalnya sekarang Anda sekarang sedang menggunakan account administrator bernama “r3cyclebin”
02. Buka Windows Explorer > Tools > Folder Options > Non-aktifkan “Use simple folder sharing (recommended)”.
03. Klik-kanan folder “\My Documents” yang di-encrypt > Properties > Security
04. Klik Add untuk menambahkan “siapa saja yang berhak mengakses folder “\My Documents”
05. Pilih Advanced > Find now
Perintah ini dipakai untuk mendaftar (listing) semua username yang terhubung dengan komputer Anda sekarang
06. Klik “r3cyclebin” (username yang sedang Anda pakai) > OK > OK
07. Klik tanda cek “Full control” agar username “r3cyclebin” memiliki hak penuh atas folder yang sekarang ingin Anda buka.
08. Klik Advanced > hilangkan tanda cek pada pilihan atas: “Inherit from parent the permission entries that apply to child objects. Include these with entries explicitly defined here”
09. Ada pertanyaan lagi, klik saja [Copy]
10. Aktifkan tanda cek pada pilihan atas, yaitu: “Inherit from parent the permission entries that apply to child objects. Include these with entries explicitly defined here”
11. Aktifkan tanda cek pada pilihan bawahnya: “Replace permission entries on all child objects with entries shown here that apply to child objects”
12. Klik Apply agar perubahan diterapkan pada system
13. Ada peringatan “This will remove explicitly defined permission on…” > “Yes”
14. Sekarang bagian paling menegangkan, yaitu mengubah kepemilikan folder yang dienkripsi.Klik tab “Owner” Pilih “r3cyclebin”.
15. Aktifkan “Replace owner on subcontainers and objects > Apply > Proses menampilkan “Taking ownership of …”. Proses pengambilalihan kekuasaan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
16. Sekarang, bukalah folder “\Rahasia” dengan Windows Explorer dan nikmati hasil rampasan perang ini. Tidak ada lagi pesan “Access denied!”. Folder “\Rahasia” sudah Anda ambil-alih secara penuh.
Gunakan jurus ini pada saat terdesak. Jangan sampai jatuh ke pendekar berwatak jahat….

Advertisements